rss_feed

Desa Mojowarno

MOJOWARNO RT. 04RW. 02 KALIORI
Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah
Kode Pos 59251

call 082227575759| mail_outline pemdesmojowarno@gmail.com

BREAKING News >>; #VAKSINASI_WARGA Dosis kedua dari Puskesmas Kaliori, dilaksanakan Besok Senin, 02/08/2021 di Balaidesa Mojowarno jam 08.00 wib Wajib Pakai Masker, jaga jarak, hindari kerumunan BREAKING News >>; Pembagian Beras 10 kg, kepada KPM BST-PKH Besok hari Selasa, 03/08/2021. mulai jam 08.00 wib - Selesai. Wajib Pakai MASKER, Jaga Jarak, Hindari Kerumunan. Bersedia mengisi Pernyataan untuk di Vaksin, bagi yang belum mengikuti VAKSINASI. BREAKING News >>; #VAKSINASI_WARGA Dosis kedua dari Kodim 0720 Rembang, dilaksanakan Besok Selasa, 10/08/2021 di Balaidesa Mojowarno jam 12.00 wib - selesai. Wajib Pakai Masker, Jaga Jarak, Hindari Kerumunan.
fingerprint
Keluarga Awal Tumbuh Kembang Inklusivitas

02 Jan 2020 14:00:15 389 Kali

[Solider|Warita Desa] Bicara inklusivitas, tidak semestinya hanya berhenti pada cakrawala tertentu. Mengimplementasikan inklusivitas tak cukup hanya sekedar memberi program. Inklusivitas semestinya dimaknai sebagai nilai, tindakan komperhensif yang terhubung satu dengan yang lainnya. Dengan demikian, kehadirannya dapat menembus ruang dan waktu, menyesuaikan kondisi dan zaman.

Tindakan komprehensif dalam tulisan ini ialah sikap mengakui, menerima keberagaman dan keberbedaan, kemudian mengakomodasinya  dalam berbagai tatanan kehidupan di masyarakat. Tindakan  atau sikap demikian, tentunya harus dimulai dari keluarga. Menerima dan mengakui kehadiran anak, dengan keadaan apapun.

Sikap penerimaan dan pengakuan merupakan wujud sikap positif, sikap inklusif. Dengan menerima dan mengakui hak dasar (hidup), maka hak berwarga negara terpenuhi. Anak masuk dalam daftar anggota keluarga, dicantumkan dalam Kartu Keluarga (KK). Selanjutnya anak akan memiliki catatan kelahiran (Akta Lahir).  Dengan demikian anak-anak yang terlahir difabel tidak diingkari keberadaanya oleh negara. Pengakuan keluarga berdampak pada pengakuan oleh negara. Yang pada akhirnya berdampak pada pemenuhan hak hidup lainnya (kesehatan, pendidikan, pekerjaan) bagi mereka anak-anak yang terlahir difabel.

Penolakan akibat pressure

Menyoal masih ada orang tua yang menyembunyikan anak mereka karena difabel, mewarnai diskusi yang dihelat  oleh Diffcom & Friends di Kampoeng Mataraman, Rabu (18/12/2019).  Dikusi tersebut dihadiri oleh beberapa orang perwakilan berbagai komunitas seni di Yogyakarta. Perspektif Yogyakarta, Uniq Project, Seniman Preet, Seniman Wayang Lidi, pelukis, serta komunitas musik Puser Bumi.

Persoalan di atas adalah dampak dari tidak adanya pengakuan orang tua terhadap kondisi anaknya. Sikap orang tua yang demikian (menolak anak difabel) bukan tanpa sebab. Pressure  atau tekanan yang diciptakan lingkungan, dalam diskusi sore itu, digarisbawahi sebagai faktor. Lingkungan yang dimaksud ialah lingkungan terdekat dalam hal ini  pasangan hidup (suami-istri), keluarga besar, serta masyarakat sekitar. Sering kali bayi difabel dipandang sebagai aib keluarga, akibat dosa orang tuanya, kutukan, karma. Hal ini membiak subur di tengah masyarakat. Pressure tersebut yang menghancurkan ketahanan diri orang tua, kehilangan rasio dan akal sehat.

Sehingga anak difabel terposisikan sebagai makhluk yang dihilangkan seluruh hak hidunya. Difabel menjadi korban. Paragraf ketiga ialah contoh berbagai dampak yang ditumbukkan itu. Selanjutnya anak-anak difabel akan kehilangan seluruh hak hidup. Selain kesehatan, pendidikan, pekerjaan, juga perlindungan hukum, hidup bekeluarga dan mandiri.

Sebuah solusi pun lahir dari diskusi sore itu. Masing-masing komunitas akan terus bergerak, berkegiatan bersama para difabel. Hal ini selain memberikan kesempatan difabel berkesenian, sekaligus mengedukasi khalayak luas bahwa difabel sesungguhnya memiliki kemampuan.

Jangan terlambat

Adapun untuk menemukan kemampuan atau bakat dibutuhkan kesempatan bagi difabel menunjukkannya. Mengasahnya bersama orang-orang yang memiliki kepedulian, para pelaku seni dalam hal ini. Untuk mewujudkan semua itu dibutuhkan dukungan dan komitemen dari para orang tua.

Sebuah kesimpulan, bahwa inklusivitas sejatinya harus ditumbuh kembangkan mulai dari keluarga. Peran penting itu ada di sana, di ranah personal, wilayah internal yakni keluarga. Lingkungan adalah faktor eksternal, yang sudah barang akan turut memberi warna pada perjalanan hidup anak difabel.

Sebagai orang tua jangan pernah terlambat menyadari peran dan tanggung jawabnya. Anak-anak yang dilahirkan dan ada di tengah keluarga hanya harus dipenuhi hak-haknya. Mereka tidak untuk dipersalahkan, tidak untuk dimintai pertanggung jawaban, terlebih dikorbankan.

Untuk hidup inklusif di masyarakat, anak-anak difabel butuh kepercayaan diri. Kepercayaan diri akan menjadi sumber kekuatan bagi anak-anak difabel hidup inklusif. Karena inklusivitas bukan sekedar membaurkan manusia yang “berbeda”. Bahwa ketika manus
 
ia yang diberi label difabel berbaur dengan nondifabel, maka inklusivitas itu selesai. Tentu saja tidak demikian memaknai inklusivitas.

Himbauan bagi para orang tua dengan anak difabel, jangan terlambat menyadari peran dan tanggung jawab. Jangan terlambat menyadari, memaknai, dan memulai inklusi. Karenanya sikap-sikap inklusif ialah sikap-siap menanamkan nilai-nilai Pancasila. Sikap inklusif adalah kunci terpenuhi hak hidup anak-anak yang terlahir difabel.  

 

Reporter: Harta Nining Wijaya

Editor    : Ajiwan Arief

Rubrik Berita ini, adalah hasil kerjasama website desa mojowarno dengan jaringan berita KBR68H Jakarta, yang dipublikasikan secara merata di seluruh Indonesai. Sehingga isi dan konten yang ada, sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari KBR68H

business
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

map Wilayah Desa

reorder Peta Desa

account_circle Aparatur Desa

share Sinergi Program

insert_photo Album Galeri

assessment Statistik Desa

message Komentar Terkini

contacts Info Media Sosial

Alamat : MOJOWARNO RT. 04RW. 02 KALIORI
Desa : Mojowarno
Kecamatan : Kaliori
Kabupaten : Rembang
Kodepos : 59251
Telepon : 082227575759
Email : pemdesmojowarno@gmail.com

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:288
Kemarin:3.506
Total Pengunjung:463.500
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:192.168.36.253
Browser:Tidak ditemukan

folder Arsip Artikel


  • KUNDOLI

    Kepala

  • SUMADI, SE.

    Sekretaris Desa

  • SUCIATI, S.E.I

    Kepala Urusan Keuangan

  • DEWI SUPRASTININGRUM

    Kepala Seksi Pemerintahan

  • SITI ARFIANA WATI, S.Pd.

    Kepala Seksi Pelayanan

  • FAHRURROHIM, S.H.I

    Kepala Seksi Kesejahteraan

  • SUMARDI

    Kepala Dusun Mojo

  • SUTRISNO

    Kepala Dusun Samben

settings Pengaturan Layar

fingerprint

288 views

Pengunjung Hari Ini

8.21 %
Kemarin 3.506 views

router OpenSID 21.11-premium-rev02

  • lock Login Aplikasi
    Halaman Administrator

  • print Layanan Mandiri
    Permohonan Surat, Cetak KK, dll

  • room Lokasi Kantor
    Desa Mojowarno

TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes
insert_chart
APBDes 2021 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

PENDAPATAN
Rp. 1,060,764,038 | Rp. 1,435,173,800
73.91 %
BELANJA
Rp. 951,587,080 | Rp. 1,363,095,812
69.81 %
PEMBIAYAAN
Rp. 20,000,000 | Rp. 72,077,988
27.75 %
insert_chart
APBDes 2021 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa
Rp. 68,000,000 | Rp. 146,500,000
46.42 %
Dana Desa
Rp. 760,139,200 | Rp. 873,799,000
86.99 %
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp. 0 | Rp. 36,740,800
0 %
Alokasi Dana Desa
Rp. 232,624,838 | Rp. 373,134,000
62.34 %
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp. 0 | Rp. 5,000,000
0 %
insert_chart
APBDes 2021 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA
Rp. 238,896,180 | Rp. 398,214,812
59.99 %
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA
Rp. 509,995,900 | Rp. 657,055,000
77.62 %
BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN
Rp. 31,795,000 | Rp. 66,467,000
47.84 %
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Rp. 35,000,000 | Rp. 86,920,000
40.27 %
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA
Rp. 135,900,000 | Rp. 154,439,000
88 %