Desa Mojowarno

Kec. Kaliori, Kab. Rembang
Prov. Jawa Tengah

Loading

Desa Mojowarno

Tahun Baru 2023

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
BREAKING News >>; Bagi warga yang menginginkan Vaksinasi Dosis ketiga,silahkan mengunjungi Puskesmas Kaliori, untuk informasi lebih lanjuit. Tetap Jaga kesehatan, Pakai Masker, Jaga Jarak, Hindari Kerumunan, Rajin cuci tangan dengan sabun.

Berita Desa

Komentar Terbaru

[KBR|Warita Desa] Kementerian Luar Negeri mengklaim telah terjadi pelanggaran oleh kapal-kapal Tiongkok di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. Hal itu terkait masuknya kapal penjaga pantai Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di perairan Natuna, Kepulauan Riau, serta kegiatan penangkapan ikan ilegal atau Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing. 

Sikap Indonesia, ditegaskan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, diperkuat dengan konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Hukum Laut atau UNCLOS 1982 yang menegaskan tentang ZEE Indonesia. 

Selain itu, klaim historis RRT atas ZEE Indonesia dengan beralasan bahwa para nelayan Tiongkok telah lama beraktivitas di Perairan Natuna bersifat unilateral, dan tidak diakui berdasarkan UNCLOS 1982.

"Pertama, telah terjadi pelanggaran oleh kapal-kapal Tiongkok di wilayah ZEE Indonesia. Yang kedua, wilayah ZEE Indonesia telah ditetapkan oleh hukum internasional yaitu melalui UNCLOS 1982. Ketiga, Tiongkok merupakan salah satu dari UNCLOS 1982. Jadi sudah menjadi kewajiban bagi Tiongkok untuk menghormati," ucap Retno di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat, (3/1/2020).

Menlu Retno menambahkan, argumen Tiongkok yang beralasan para nelayan telah lama beraktivitas di perairan itu pun sudah dimentahkan oleh Keputusan SCS (Laut China Selatan) Tribunal 2016. Indonesia juga menolak istilah 'relevant waters' yang diklaim oleh RRT, karena istilah itu tidak dikenal dan tidak sesuai dengan UNCLOS 1982. 

Menlu Retno menegaskan, Indonesia tidak pernah mengakui klaim sepihak "nine dash-line" (sembilan garis putus) RRT yang tidak beralasan yang diakui hukum internasional UNCLOS 1982. "Nine dash-line" adalah garis yang digambar oleh pemerintah RRT mengenai klaim wilayahnya di Laut Cina Selatan, meliputi Kepulauan Paracel dan Kepulauan Spratly yang dipersengketakan dengan Filipina, Cina, Brunei, Malaysia, Taiwan, dan Vietnam. 

"Berdasarkan UNCLOS 1982, Indonesia tidak memiliki overlapping claim dengan RRT, sehingga berpendapat tidak relevan adanya dialog apapun tentang delimitasi batas maritim," kata Retno.

Hari ini, hasil rapat antara Kemenlu bersama Kemenkopolhukam, Kepala Bakamla, Menkumham, dan Menteri Pertahanan menyepakati, intensifikasi patroli di wilayah Perairan Natuna dan kegiatan perikanan, yang merupakan hak Republik Indonesia. 

Oleh : Meuthia Kusuma
Editor: Fadli Gaper

Rubrik Berita ini, adalah hasil kerjasama website desa mojowarno dengan jaringan berita KBR68H Jakarta, yang dipublikasikan secara merata di seluruh Indonesai. Sehingga isi dan konten yang ada, sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari KBR68H

Beri Komentar

Desa

886

LAKI-LAKI

886LAKI-LAKI penduduk

880

PEREMPUAN

880PEREMPUAN penduduk

1.766

TOTAL

1.766TOTAL penduduk

Layanan
Mandiri

Hubungi Aparatur Desa untuk mendapatkan PIN

Aparatur Desa

Kepala Desa

KUNDOLI

Belum Rekam Kehadiran

Kepala Seksi Kesejahteraan

FAHRURROHIM

Ada di Kantor Belum Rekam Kehadiran

Sekretaris Desa

SUMADI

Belum Rekam Kehadiran

Kepala Urusan Keuangan

SUCIATI

Belum Rekam Kehadiran

Kepala Seksi Pemerintahan

DEWI SUPRASTININGRUM

Belum Rekam Kehadiran

Kepala Seksi Pelayanan

SITI ARFIANA WATI

Belum Rekam Kehadiran

Kepala Dusun Cering

AMALIA NUR HIDAYATI

Belum Rekam Kehadiran

Kepala Dusun Mojo

SUMARDI

Belum Rekam Kehadiran

Kepala Dusun Samben

SUTRISNO

Belum Rekam Kehadiran
Statistik
Komentar
Statistik Pengunjung
Hari ini:129
Kemarin:1.018
Total Pengunjung:1.027.982
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:192.168.36.253
Browser:Tidak ditemukan
Komentar
Statistik Pengunjung
Hari ini:129
Kemarin:1.018
Total Pengunjung:1.027.982
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:192.168.36.253
Browser:Tidak ditemukan

Transparansi Anggaran

APBDes 2022 Pelaksanaan

PENDAPATAN

Realisasi | Anggaran

Rp. 1,178,106,814Rp. 1,923,398,117

61.25%

BELANJA

Realisasi | Anggaran

Rp. 967,335,784Rp. 1,767,516,117

54.73%

PEMBIAYAAN

Realisasi | Anggaran

Rp. 101,615,000Rp. 96,691,883

105.09%

APBDes 2022 Pendapatan

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 50,000,000Rp. 50,000,000

100%

Dana Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 697,180,000Rp. 1,025,375,000

67.99%

Bagi Hasil Pajak dan Retribusi

Realisasi | Anggaran

Rp. 0Rp. 31,751,000

0%

Alokasi Dana Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 198,128,498Rp. 398,467,000

49.72%

Bantuan Keuangan Provinsi

Realisasi | Anggaran

Rp. 200,000,000Rp. 205,000,000

97.56%

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

Realisasi | Anggaran

Rp. 0Rp. 100,000,000

0%

Penerimaan dari Hasil Kerjasama Antar Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 6,267,000Rp. 6,267,000

100%

Lain-lain Pendapatan Desa Yang Sah

Realisasi | Anggaran

Rp. 26,531,316Rp. 106,538,117

24.9%

APBDes 2022 Pembelanjaan

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA

Realisasi | Anggaran

Rp. 180,419,134Rp. 463,047,617

38.96%

BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA

Realisasi | Anggaran

Rp. 409,840,650Rp. 506,368,500

80.94%

BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN

Realisasi | Anggaran

Rp. 39,330,000Rp. 81,100,000

48.5%

BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Realisasi | Anggaran

Rp. 84,820,000Rp. 221,600,000

38.28%

BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA

Realisasi | Anggaran

Rp. 252,926,000Rp. 495,400,000

51.05%
Aparatur Desa

KUNDOLI

Kepala Desa


Belum Rekam Kehadiran

FAHRURROHIM

Kepala Seksi Kesejahteraan
Ada di Kantor
Belum Rekam Kehadiran

SUMADI

Sekretaris Desa
Belum Rekam Kehadiran

SUCIATI

Kepala Urusan Keuangan
Belum Rekam Kehadiran

DEWI SUPRASTININGRUM

Kepala Seksi Pemerintahan
Belum Rekam Kehadiran

SITI ARFIANA WATI

Kepala Seksi Pelayanan
Belum Rekam Kehadiran

AMALIA NUR HIDAYATI

Kepala Dusun Cering
Belum Rekam Kehadiran

SUMARDI

Kepala Dusun Mojo
Belum Rekam Kehadiran

SUTRISNO

Kepala Dusun Samben
Belum Rekam Kehadiran